Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 16 April 2026 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NINGBO, Tiongkok, 16 April 2026 /PRNewswire/ — Kerja sama strategis antara Risen Energy dan China Huaneng Group mencapai perkembangan penting dengan total pesanan modul HJT (heterojunction) yang kini mencapai 1,2 GW. Hingga saat ini, Risen Energy telah mengirimkan hampir 600 MW modul yang telah digunakan secara efektif di berbagai proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar milik Huaneng. Pencapaian tersebut menandai fase baru dalam pengiriman modul HJT skala gigawatt sekaligus membuktikan nilai tambah teknologi HJT di pasar arus utama.

Sebagai grup energi global terkemuka, China Huaneng memiliki standar seleksi yang sangat ketat terhadap modul fotovoltaik (PV). Pesanan China Huaneng yang kini melampaui 1 GW menjadi bentuk pengakuan pasar atas nilai tambah produk dan kekuatan merek Risen Energy. Dalam proyek ini, modul HJT seri Hyper-ion dari Risen Energy menjadi pilihan utama berkat keunggulan utamanya dalam meningkatkan efisiensi sekaligus menekan biaya.

Dari sisi teknologi, modul ini secara signifikan menghemat penggunaan perak murni melalui inovasi mandiri, termasuk teknologi 0BB (Zero Busbar), teknologi interkoneksi bebas tegangan RisenLink, serta proses wafer silikon ultratipis. Selain mengoptimalkan biaya nonsilikon, inovasi ini juga selaras dengan konsep manufaktur hijau dan rendah karbon. Dari sisi performa, modul ini memiliki daya maksimum hingga 740 Wp+ untuk versi produksi massal dengan tingkat efisiensi konversi terbaik di industri. Dengan tingkat bifacial tinggi yang mencapai 90%±5%, serta koefisien suhu yang sangat rendah sebesar -0,24%/℃, modul ini mampu mempertahankan kinerja pembangkitan listrik yang stabil serta degradasi rendah, bahkan di lingkungan dengan intensitas radiasi tinggi dan suhu panas seperti di Yunnan. Keunggulan ini secara signifikan meningkatkan total produksi listrik sepanjang siklus pemakaian, serta menurunkan Levelized Cost of Electricity (LCOE), sekaligus memenuhi kebutuhan utama Huaneng, yakni "daya besar, hasil maksimal, dan degradasi rendah."

Keberhasilan pengiriman dan penyambungan modul ke jaringan listrik untuk pesanan 1 GW ini tidak hanya mencerminkan kekuatan produk, namun juga kolaborasi yang efisien antara kedua pihak dalam pelaksanaan proyek. Dengan kapasitas produksi yang stabil, kualitas produk yang andal, serta layanan profesional, Risen Energy memastikan penyelesaian proyek secara tepat waktu dan aktivitas operasional yang optimal di sejumlah pembangkit listrik utama milik Huaneng.

Kolaborasi antara Risen Energy dan China Huaneng menjadi contoh nyata dari sinergi antara perusahaan PV terkemuka dan grup energi BUMN Tiongkok dalam mendorong transisi energi hijau. Seiring dengan pemanfaatan teknologi HJT skala besar yang semakin cepat, kolaborasi ini semakin meningkatkan nilai ekonomi PLTS, serta mendukung dua target penurunan karbon Tiongkok. Risen Energy akan terus mengutamakan nilai tambah bagi pelanggan, memperdalam riset dan pengembangan teknologi mutakhir seperti HJT, serta memperluas kolaborasi dengan mitra global guna mendukung pembangunan sistem kelistrikan baru dan mempercepat transisi energi hijau.

Berita Terkait

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI
Program MBA SMU Raih Peringkat Ketiga di Asia dalam QS Global MBA Rankings 2027
INVT Hadirkan Solusi Kelistrikan dan Liquid Cooling untuk Modernisasi Pusat Data di Ajang Data Centre World Asia 2026
Zhou Jianjun dari Huawei: Membangun Solusi AIDC Grid-Interactive untuk Memaksimalkan Token per Watt
Microvast Power Hadirkan Solusi Baterai untuk Peralatan Konstruksi dan Pertambangan di Bauma CONEXPO INDIA 2026
Finalis Stevie® Awards for Women in Business ke-23 Diumumkan
Studi Baru yang Ditinjau Sejawat Konfirmasi Teknologi Inovatif yang Mampu Mendobrak Batas Waktu Empat Jam untuk ESR
Laporan Terbaru Huawei Paparkan 10 Arah Utama Menuju “Intelligent World 2035”

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 01:25 WIB

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Jumat, 18 September 2026 - 01:00 WIB

Program MBA SMU Raih Peringkat Ketiga di Asia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Jumat, 18 September 2026 - 00:41 WIB

INVT Hadirkan Solusi Kelistrikan dan Liquid Cooling untuk Modernisasi Pusat Data di Ajang Data Centre World Asia 2026

Jumat, 18 September 2026 - 00:30 WIB

Zhou Jianjun dari Huawei: Membangun Solusi AIDC Grid-Interactive untuk Memaksimalkan Token per Watt

Jumat, 18 September 2026 - 00:09 WIB

Microvast Power Hadirkan Solusi Baterai untuk Peralatan Konstruksi dan Pertambangan di Bauma CONEXPO INDIA 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 01:25 WIB