[MWC 2026] GlobalData Terbitkan Laporan Resmi tentang Evolusi Layanan Suara di Era AI

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARCELONA, Spanyol, 14 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di MWC 2026, Andy Hicks, Senior Principal Analyst, GlobalData, meluncurkan laporan resmi (white paper"Reinventing Voice: A Converged, AI-Enabled, and Multimodal Voice Core for the Next Generation of Telecommunications". White paper ini menyoroti bahwa di era kecerdasan buatan (AI), operator telekomunikasi dapat memanfaatkan jaringan layanan suara yang sepenuhnya terintegrasi untuk mengembangkan layanan AI dan mengubah nilai tambah layanan suara.

Andy Hicks releasing voice evolution white paper at MWC 2026
Andy Hicks releasing voice evolution white paper at MWC 2026

Networks Jaringan Layanan Suara Terintegrasi: Solusi Ideal bagi Pihak Operator dengan Jaringan Multi-Generasi
Seiring perkembangan pesat 5G-Advanced (5G-A), evolusi standar jaringan global masih belum merata. Meski jaringan 2G dan 3G mulai memasuki masa akhir penggunaannya, sebagian operator masih harus mempertahankan kedua jaringan tersebut guna mendukung layanan penting seperti komunikasi M2M dan roaming internasional. Dalam kondisi ini, jaringan layanan suara yang sepenuhnya terintegrasi mampu menangani layanan 2G, 3G, 4G, dan 5G sehingga menjadi semakin berperan penting bagi pihak operator. Jaringan tersebut turut mengatasi berbagai tantangan operasional yang muncul dari siklus hidup teknologi jaringan sekaligus mempersiapkan fondasi untuk evolusi jaringan di masa depan.

Selain itu, di tengah tren global menuju teknologi containerization, arsitektur jaringan yang terintegrasi memperlancar transisi dari virtual machines (VM) ke container. Pendekatan ini membantu operator menekan total cost of ownership (TCO) sekaligus mempertahankan inovasi berkelanjutan dan pembaruan layanan suara yang lebih cepat.

AI + Layanan suara: Transformasi Nilai Tambah Layanan Suara dalam Tiga Tahap
Perkembangan pesat AI membuka peluang baru untuk inovasi layanan suara. Menurut Andy Hicks, integrasi mendalam antara AI dan layanan suara dapat tercapai melalui tiga tahap utama.

Tahap pertama, AI digunakan untuk meningkatkan pengalaman panggilan suara dasar dan menciptakan keunggulan dibandingkan aplikasi OTT. Salah satunya, fitur peredam kebisingan cerdas (noise suppression) dan pengalaman audio spasial yang lebih imersif sehingga komunikasi melalui layanan panggilan suara menjadi lebih berkualitas.

Tahap kedua, AI diintegrasikan ke dalam saluran audio untuk menghadirkan fitur inovatif seperti terjemahan seketika (real-time) dan ringkasan panggilan otomatis. Layanan ini tidak memerlukan perubahan tambahan pada perangkat pengguna. Dengan demikian, pihak operator dengan cepat menerapkan integrasi ini dan memperoleh keunggulan awal dalam inovasi layanan suara berbasiskan AI.

Tahap ketiga, AI diperluas ke saluran video dan data sehingga inovasi layanan suara berkembang dari satu jenis media menjadi layanan multimodal. Hal tersebut mendukung kemunculan berbagai layanan baru, seperti dukungan pelanggan interaktif dan asisten layanan kesehatan, serta mewujudkan konsep Call-as-a-Service.

Andy Hicks menekankan, pihak operator perlu memanfaatkan peluang yang dihadirkan AI. Dengan menjadikan jaringan suara terintegrasi sebagai fondasi, pihak operator mendorong inovasi layanan sekaligus menghidupkan kembali nilai inti layanan suara melalui kemajuan teknologi 5G-A dan AI.

Laporan selengkapnya dapat dibaca melalui tautan: INI.

Berita Terkait

HiFS 2026: Huawei Percepat Transformasi “Agentic Banking”, Hadirkan Empat Solusi Keuangan Digital Utama Versi Terbaru
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”
ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI
ASOSIASI DOKTER GIGI TERBESAR DI ASIA PASIFIK DORONG PERUBAHAN PENDEKATAN KESEHATAN MULUT MENUJU MODEL PREVENTIF, DIDUKUNG BUKTI ILMIAH TERBARU YANG BERSKALA GLOBAL
CGN Gelar “Open Day” Serentak di Lima Negara, Dorong Edukasi Energi Hijau dan Pertukaran Budaya
ATxEnterprise 2026 Tandai Transformasi AI di Dunia Usaha Asia Tenggara, Beralih dari Tahap Eksperimen Menuju Penerapan Nyata

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:22 WIB

HiFS 2026: Huawei Percepat Transformasi “Agentic Banking”, Hadirkan Empat Solusi Keuangan Digital Utama Versi Terbaru

Senin, 25 Mei 2026 - 07:54 WIB

Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%

Senin, 25 Mei 2026 - 06:00 WIB

SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 05:48 WIB

CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”

Senin, 25 Mei 2026 - 03:56 WIB

ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI

Berita Terbaru