PTPN IV PalmCo Targetkan Tanam Jagung 3.000 Ha di Tahun 2025, Optimalkan Lahan Replanting Sawit

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 Maret 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTPN IV PalmCo Optimalkan Lahan Replanting Sawit. (Dok. Sawitindonesia.com)

PTPN IV PalmCo Optimalkan Lahan Replanting Sawit. (Dok. Sawitindonesia.com)

JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo mengoptimalkan pemanfaatan areal replanting atau tanam ulang.

Dengan mengembangkan penanaman jagung guna mendukung percepatan program pemerintah di bidang ketahanan pangan Nasional.

Pemerintah Indonesia sendiri memasang target untuk dapat mencapai swasembada pangan pada 2027.

Dengan langkah dan sinergi bersama seluruh pihak serta penyatuan visi dan misi, maka ketahanan dan swasembada pangan diharapkan bisa tercapai.

PTPN IV PalmCo yang merupakan bagian grup PTPN, menjalankan amanat pemerintah dalam hal ketersediaan lahan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/3/2025).

“Untuk tahun ini, dari 20,9 ribu Ha kebun sawit yang diremajakan di lahan perusahaan, sebesar 3.000 Ha kita harapkan dapat ditanami jagung,” kata Jatmiko.

“Mulai akhir Januari lalu, perusahaan telah melaksanakan penanaman jagung serentak.”

“Di beberapa unit kerja dan areal petani mitra yang tersebar di lima provinsi yaitu Sumatera Utara, Jambi, Kalimantan Timur, Jawa Barat, dan Riau.”

“Sebulan berjalan, kurang lebih hampir 8 hektare jagung telah ditanam,” ujar Jatmiko.

Penanaman jagung pipil itu sendiri dilaksanakan secara tumpang sari di areal replanting atau peremajaan sawit serta areal hiaten.

Hiaten adalah wilayah terbuka di perkebunan kelapa kelapa sawit yang terjadi akibat akibat kekosongan titik tanam.

Untuk beberapa provinsi, juga ditanam di lahan peremajaan sawit rakyat binaan.

Menurut Jatmiko, pemanfaatan daerah hiaten dengan sistem tanam tumpangsari tersebut.

Didukung bahwa jagung dapat tumbuh baik di bawah intensitas cahaya yang rendah atau di bawah naungan tajuk yang tinggi.

PalmCo juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian, pemerintahan daerah setempat maupun berbagai pihak terkait lainnya.

Guna mengakselerasi, pelaksanaan penanaman jagung intercropping di areal peremajaan sawit.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnispost.com dan Ekbisindonesia.com 

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabartv.com dan Pusatsiaranpers.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Sulawesiraya.com dan Harianjayakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 0853155577880855777788808781555778808111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Berita Terkait

SPHP Jagung Pakan 52.400 Ton Diberikan Untuk Tekan Harga Telur Nasional
Jawab Arahan Prabowo, Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Peternak
Pasokan Beras Nasional 2025 Meningkat, FAO Akui Kekuatan Indonesia
Indonesia Bangun Bank Genetik, Strategi Baru Ketahanan Pangan
Mengungkap Strategi Pemerintah Atasi Fluktuasi Harga Jagung Peternak
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Distribusi Beras SPHP Ditargetkan Capai 7.000 Ton per Hari
Satgas Pangan Bongkar Kelemahan QC PT PIM, Beras Premium Terancam Citra
Satgas Pangan Usut Dugaan Kecurangan 10 Produsen Beras Nakal Laporan Kementan

Berita Terkait

Senin, 8 September 2025 - 16:45 WIB

SPHP Jagung Pakan 52.400 Ton Diberikan Untuk Tekan Harga Telur Nasional

Selasa, 2 September 2025 - 14:03 WIB

Jawab Arahan Prabowo, Pemerintah Bergerak Cepat Bantu Peternak

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:31 WIB

Pasokan Beras Nasional 2025 Meningkat, FAO Akui Kekuatan Indonesia

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Indonesia Bangun Bank Genetik, Strategi Baru Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:58 WIB

Mengungkap Strategi Pemerintah Atasi Fluktuasi Harga Jagung Peternak

Berita Terbaru